Kebudayaan di Filipina

Kedaulatan Negara Filipina (Kekuasaan Tertinggi)

Apa itu kedaulatan?
Kedaulatan berasal dari kata "daulah" (Bahasa Arab) yang artinya kekuasaan tertinggi. Kedaulatan adalah suatu hak eksklusif (kekuasaan tertinggi) untuk menguasai suatu wilayah pemerintahan, masyarakat, atau atas diri sendiri, atau kekusaan penuh untuk mengatur segala hal yang ada dalam wilayah negara tanpa campur tangan negara lain.
Menurut Jean Bodin (ahli tata negara dari Prancis tahun 1500), kedaulatan memiliki 4 sifat, yaitu:
a. Asli
    - Kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain
b. Permanen
    - Kekuasaan tetap ada selama negara itu berdiri
c. Tunggal
    - Kedaulatan merupakan satu-satunya kekuasaan tertinggi
d. Tidak terbatas
    - Kekuasaan tidak dibatasi oleh kekuasaan lain
Biasanya, ada 5 macam teori kedaulatan, yaitu teori kedaulatan Tuhan, teori kedaulatan raja, teori kedaulatan negara, teori kedaulatan hukum, dan teori kedaulatan rakyat.

Kedaulatan apa yang diterapkan di Filipina?
Filipina menerapkan teori kedaulatan rakyat. Teori kedaulatan rakyat adalah situasi dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Biasanya rakyat memberi sebagian kekuasaannya kepada penguasa yang dipilih oleh rakyat dan penguasa tersebut harus melindungi hak-hak rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Hal ini diterapkan dengan cara pemilu.

Bukti bahwa Filipina menerapkan teori kedaulatan rakyat
Berikut adalah bukti-bukti bahwa Filipina menerapkan teori kedaulatan rakyat (ciri-ciri negara yang menganut kedaulatan rakyat):
a. Filipina memiliki lembaga perwakilan rakyat sebagai badan atau majelis yang mewakili/mencerminkan kehendak rakyat (Dewan Perwakilan Rakyat Filipina/House of Representative Philippines/Kapulungan ng mga Kinatawan ng Pilipinas).
b. Filipina melaksanakan pemilu untuk mengangkat lembaga perwakilan rakyat dan presiden.
c. Dewan Perwakilan Rakyat Filipina mengawasi/mengontrol jalannya pemerintahan.
d. Susunan keanggotaan majelis ditetapkan dengan UUD.





Komentar